back

BPJT Uji Transaksi Tol Berbasis Nirsentuh dengan Teknologi DSRC di Tol Tangerang-Merak

Rabu, 23/10/2019

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kunjungan lapangan ke ASTRA Tol Tangerang-Merak untuk melakukan pengujian frekuensi pada proof of concept (PoC) konsep transaksi tol berbasis nirsentuh dengan teknologi Dedicated Short-Range Communications (DSRC) yang sudah diuji coba di Tol Tangerang-Merak, pada Jumat (18/10).

Pada kunjungan lapangan ini juga turut hadir perwakilan Bina Marga Kemeterian PUPR, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bank Indonesia serta para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, PT Marga Utama Nusantara, PT Waskita Toll Road, PT Hutam Karya (Persero) dan BUJT ASTRA lainnya.

Kunjungan ini diawali dengan penjelasan terkait teknologi Dedicated Short-Range Communications (DSRC) oleh Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandalasakti Haryanto Akbar di Kantor Operasional ASTRA Tol Tangerang-merak, Ciujung,Serang.

Kemudian kunjungan berlanjut ke Area Simulasi yang berada di kawasan Kantor Gerbang Tol Serang Timur. Di tempat ini para penguji dan peserta kunjungan
melihat proses pengujian frekuensi pada transaksi tol berbasis nirsentuh dengan Konsep Teknologi DSRC.

Secara teknis pengujian dilakukan dengan menggunakan sebuah mobil yang di dalamnya sudah tertanam alat sensor yang disebut OBU (On Board Unit). Selanjutnya alat sensor yang berada di gerbang tol melakukan scanning sehingga mobil yang sudah dipasangkan alat bisa melewati gerbang tanpa harus berhenti. Hal ini bisa terjadi karena kekuatan dan kecepatan sensor yang mampu mendeteksi meskipun kendaraan sedang dalam kecepatan 40 km/jam.

Tujuan dari inovasi dan diuji coba teknologi ini tentu diharapkan dapat mempermudah pengguna tol dalam melakukan transaksi dan juga untuk mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol pada saat pembayaran tol.