Profil PT Marga Mandalasakti


PT Marga Mandalasakti (Perseroan), berdiri pada tanggal 4 Oktober 1989 di Jakarta dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 1 April 1990. Perseroan mengoperasikan ruas jalan tol Tangerang-Merak sepanjang 72,45 km yang menghubungkan Tangerang Barat sampai Merak, ujung barat Pulau Jawa. Jalan tol ini melalui 3 wilayah yaitu Tangerang, Serang, dan Cilegon.

Jalan tol Tangerang-Merak dibangun secara bertahap, dimulai dari Tangerang Barat sampai dengan Merak melalui skema Build, Operate and Transfer (BOT) pada tahun 1992 sampai dengan 1996. Kegiatan Perseroan adalah sebagai pelaksana pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan Jalan Tol Tangerang-Merak sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum mewakili Pemerintah Republik Indonesia nomor 305/KPTS/M/2009 tanggal 7 April 2009 tentang Penetapan Penyesuaian Masa Konsesi dan Tarif Tol Awal pada Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak.

Pada tanggal 29 Maret 2011, Perseroan menandatangani adendum Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sebagai perubahan dari akta PPJT pada tanggal 16 April 2009, dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum yang merujuk kepada Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor 62/KPTS/M/2011 tanggal 11 Maret 2011 tentang Perubahan Kedua Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 305/KPTS/M/2009 tentang Penetapan Penyesuaian Masa Konsesi dan Tarif Tol Awal pada Ruas Jalan Tol Tangerang-Merak, masa konsesi Perseroan berlaku sampai dengan tanggal 29 November 2047.

Pemegang saham mayoritas Perseroan adalah PT Astratel Nusantara, anak perusahaan PT Astra International Tbk, yang menjalankan bisnis di bidang infrastruktur, dengan kepemilikan sebesar 79,3 %.

Jalan Tol Tangerang-Merak memiliki 9 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat, Cilegon Timur, Cilegon Barat, dan Merak. Tersedia layanan pendukung bagi pengguna jalan tol antara lain: 6 unit ambulance, 2 unit rescue truck, 5 Unit kendaraan Patroli, 10 Truk Derek, 2 kendaraan manlift, 9 Variable Message Sign (VMS), 26 unit closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di ruas jalan, 1.616 unit Penerangan Jalan Umum, 42 Lampu Peringatan. Tempat Istirahat dan Pelayanan tersedia di KM 68 dan KM 43 arah Merak dan KM 68 dan KM 45 arah Jakarta.

Sebagai salah satu perusahaan yang mengusahakan jalan tol di Indonesia, Perseroan senantiasa berusaha memberikan yang terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya layanan terbaik kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak. Dengan demikian diharapkan keberadaan jalan tol ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dan mendukung pengembangan perekonomian Indonesia khususnya Provinsi Banten dan sekitarnya baik pada sektor industri, perdagangan maupun pariwisata.

pemegang saham